DUA ORANG TEWAS SAAT RITUAL DI KHAHYANGAN

Hadi Sarijo dan Didik Muldiyanto, ditemukan tersangkut bebatuan tak jauh dari lokasi ritual kungkum atau berendam di dalam sungai. Keduanya ditemukan telah tewas diduga mereka tewas saat melakukan ritual di obyek wisata Khayangan di Desa Dlepih, Tirtomoyo, Wonogiri,

Didik Muldiyanto(40), datang ke lokasi ritual bersama Hadi Sarijo(65), didik ditemukan lebih dulu sekitar pukul 07.00 WIB Kamis, 24 maret pagi tadi. Didik merupakan PNS di Dinas Pasar Kecamatan Donorojo, Pacitan. Keduanya beralamat di Dusun Kebon RT 02 RW 01, Kelurahan Punung, Kecamatan Punung, Pacitan, Jatim. Selang satu jam kemudian Hadi Sarijo berhasil diketemukan

Kedua korban ditemukan tersangkut di bebatuan di dalam sungai, tak jauh dari lokasi yang biasanya digunakan pengunjung untuk melakukan ritual kungkum atau berendam di salah salah satu hulu Bengawan Solo tersebut.

Hadi Sarijo dan Didik Muldiyanto datang ke obyek wisata ritual Khayangan pada Selasa (22/3) sekitar pukul 14.00 WIB, berboncengan menggunakan sepeda motor. Namun sampai Rabu (23/3/2016) siang, belum pulang ke rumah sehingga keluarga mencari di Khayangan dan menemukan sepeda motornya di penitipan sepeda motor di lokasi Khayangan, namun kedua korban tidak ditemukan.

Menurut Agung Kuncoro dan Ambar(saksi mata), menyebut dua korban hilang tersebut awalnya berangkat dari Pacitan untuk berwisata di obyek wisata Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Saat jelang kembali ke Pacitan, dan melewati pertigaan Karangturi, Kecamatan Nguntoronadi sekitar pukul 14.00 WIB, Agus dan dua korban berpisah.  “Kami menuju ke Pacitan, sedangkan Pak Hadi dan Pak Didik menuju ke Khayangan Tirtomoyo,” jelasnya.

Namun sesampai dirumah, Agung dan Ambar mencari Didik dan Hardi dirumahnya, dan keluarganya memberi tahu bahwa keduanya belum sampai kerumah. “Kami segera mencari mereka di Khayangan, dan menemukan sepeda motornya berada di tempat penitipan sepeda motor Khayangan, namun Pak Hardi dan Pak Didik belum ditemukan,”ujarnya.

Pasca kejadian, Agung dan Ambar bersama petugas Polsek Tirtomoyo ipda Samhadi segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) obyek wisata Khayangan dan bersama sama warga sekitar melakukan pencarian dua korban tersebut.

Kedua korban ditemukan tersangkut di bebatuan di dalam sungai, tak jauh dari lokasi yang biasanya digunakan pengunjung untuk melakukan ritual kungkum atau berendam di salah salah satu hulu Bengawan Solo tersebut.


Terkait : pacitanku.com, detik.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*